Cara Menanam Wortel di Rumah yang Baik dan Benar. Sangat Mudah!

Google.com


Wortel merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan vitamin A, Dengan kandungan tersebut, sayuran ini dipercaya sangat bermanfaat untuk kesehatan mata. Sayuran ini berasal dari wilayah Asia Timur hingga Asia Tengah.

Saat ini, budidaya wortel sudah meluas ke berbagai negara di dunia, termasuk juga di Indonesia. Di Indonesia sendiri, budidaya wortel banyak dilakukan di kebun hingga di rumah. Cara menanam wortel sendiri tidak terlalu sulit, kok!

Namun, supaya Teman88 bisa mendapatkan hasil yang optimal dan wrotel bisa tumbuh lebih cepat, maka ada beberapa tahapan yang harus dipahami. Kali ini Tim 88Bangunan akan memberikan uraian lengkap mengenai cara menanam wortel yang baik dan benar. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

  • Syarat Tumbuh Wortel

Syarat tumbuh wortel ini sifatnya wajib, Teman88 Pasalnya, syarat inilah yang akan membuat wortel menjadi berkembang optimal dan dapat berbuah lebih cepat. Dengan begitu, sebelum mempelajari cara menanam wortel, kamu harus persapkan ini terlebih dahulu, ya!

1. Tanah

Wortel membutuhkan tanah dengan jenis berikut :

a. Aluvial

b. Andosol

c. Latosol

d. Regosol

e. Tanah dengan jenis di atas bisa ditemui di dataran tinggi. Kemudian, tingkat keasaman tanah yang dibutuhkan adalah sekitar 5,5-6,5 pH.

2. Suhu

Proses metabolisme wortel sangat dipengaruhi oleh suhu. Pasalnya, agar tanaman wortel bisa berkembang secara optimal, kamu harus menanam wortel di lahan dengan suhu 15,6-21,1 C.

3. Curah Hujan

Wilayah yang sangat baik untuk budidaya wortel adalah wilayah yang memiliki iklim basah dengan durasi kering hanya 1,5 bulan sampai 3 bulan dalam 1 tahun. Selain itu, menanam wortel bisa juga dilakukan di iklim yang agak basah dengan durasi kering hanya 3-4,5 bulan dalam 1 tahun.

4. Kelembapan Udara

Kelembaban udara yang disarankan untuk menanam wortel berada di kisaran 80-90%.

5. Cahaya Matahari

Usahakan wortel mendapatkan cahaya matahari selama 9 hingga 10 jam setiap harinya supaya pertumbuhannya bisa lebih optimal.



Google.com


  • Cara Menanam Wortel yang Baik dan Benar

1. Pemilihan Bibit Berkualitas

Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, Teman88 bisa mendapatkannya dengan dua cara, Cara pertama adalah membelinya langsung dari toko pertanian dan cara yang kedua adalah membuatnya sendiri dari indukan yang berkualitas unggul.

Kalau Teman88 membelinya dari toko pertanian, pastikan bibit yang dibeli merupakan jenis unggul serta tahan terhadap hama dan penyakit. Namun, bila ingin membuat bibit sendiri, Teman88 harus memperhatikan langkah-langkah berikut ini :

a. Pilih wortel yang berkualitas.

b. Potong 1/3 ujung umbi wortel.

c. Pangkas daun dan sisakan 10 cm saja.

d. Persiapkan bedeng.

e. Pada permukaan wortel berikan pupuk Trichoderma, air, dan ZPT organik satu kali setiap 2 minggu.

f. Siram tanaman pada waktu sore.

g. Bunga biasanya muncul dalam 1 bulan. Kemudian, 2 minggu setelahnya bunga akan mulai mekar. Bunga dengan warna kecoklatan merupakan tanda siap tanaman untuk dipanen.

2. Teknik Pembenihan

Teman88 bisa merendam bibit wortel dengan pupuk cair organik selama 30 menit sebelum ditanam. Perendaman ini ditujukan supaya bibit wortel dapat tumbuh lebih cepat, tidak mudah kena penyakit, dan pertumbuhan wortel menjadi lebih seragam. Kemudian, pupuk organik yang dipakai harus mengandung antibiotik alami yang berfungsi untuk melawan hama tanaman.

3. Persiapkan Media Tanam

Dalam proses ini, Teman88 perlu memilih media tanah yang gembur agar proses pembajakannya dilakukan dengan kedalaman kurang lebih 40 cm. Segera taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang yang akan digunakan sebagai media tanam wortel.

Langkah selanjutnya, Teman88 perlu membuat bedeng dengan lebar sebesar 100 cm dan tinggi sebesar 20-30 cm. Lalu, berikan jarak antar bedengan sekitar 40-50cm.

4. Proses Penanaman

Cara menanam wortel terhitung relatif mudah dibandingkan dengan tanaman sayur lain. Untuk cara menanam wortel yang benar, Teman88 bisa simak ulasannya di bawah ini :

a. Tanam bibit wortel yang sudah dipersiapkan sebelumnya di area bedeng.

b. Tutup dengan pupuk kompos dengan ketinggian 0,5-1 cm.

c. Untuk mencegah larikan tergenang air saat hujan tiba, kamu bisa gunakan daun pisang atau daun berukuran lebar yang bisa ditemui di sekitar lokasi penanaman.

d. Selalu jaga kelembapan tanah dengan rutin dengan melakukan penyiraman.


Google.com


Favoritkan

Komentar
Data sedang diproses, mohon tunggu......
Masuk Terlebih Dahulu
Top