9 Trik Mengecat Tembok Rumah Sendiri. Meski Tak Pakai Tukang, Hasilnya Bisa Rapi
Google.com
Memanggil tukang jadi cara andalan ketika kita ingin merenovasi rumah, Mulai dari memperbaiki saluran air sampai mengecat sepertinya semua butuh bantuan tukang supaya berjalan lancar. Sayangnya, sekarang tukang makin jarang keberadaannya. Selain sulit dicari dan harus antre, harganya pun tak murah lagi.
Sementara itu, di belahan dunia lain banyak orang yang tampaknya mudaahh sekali memperbaiki rumah sendiri, Mengecat dan menata ruangan bisa mereka lakukan solo tanpa bantuan. Sama sekali tidak terlihat ribet, justru tampak simpel dan menyenangkan.
Kalau mereka bisa, kenapa kita masih bergantung pada tukang untuk melakukan semuanya? Kalau Teman88 mau, sebenarnya ada trik-trik khusus lo buat memudahkan proses mengecatmu. Dengan cara ini hasilnya tak akan kalah rapi dengan pekerjaan Pak Tukang profesional langgananmu.
- Sebelum mengecat tembok rumah, persiapkan alat-alatnya biar proses mengecat makin mulus
Mengecat tembok rumah bukan perkara mulai cepat-cepat biar segera selesai, Teman88 harus memastikan semua alat dan bahan sudah siap. Supaya proses mengecat nggak terhambat, Pastikan tembok sudah bersih dan bebas kotoran. Jika ada bagian tembok yang rusak atau retak, ratakan dulu agar hasil cat tetap rapi Teman88 bisa menggunakan semen untuk menambalnya, lalu menghaluskan permukaannya dengan amplas.
Tutup bagian tembok yang tidak ingin dicat seperti gagang pintu dan bingkai jendela, Gunakan lakban atau tape untuk menutupinya. Selanjutnya, siapkan alat dan bahan mengecat seperti kuas, tangga, roller, air, paint remover, atau alat lain. Sesuaikan saja alatnya dengan cara mengecat dan motif yang Teman88 pilih. Pasalnya, beda cara mengecat, beda pula alat cat yang dipakai. Nah berikut ini tips Cara Mengecat Rumah Layaknya Profesional :
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3562483/original/071272000_1630906494-pexels-photo-5798978.jpeg)
Google.com
1. Lakukan Saat Cuaca Panas atau Kering
Pertama, pastikan tidak mengecat dinding di musim hujan. Di masa ini, udara disekitar cenderung lembap sehingga cat akan lambat mengering. Artinya, kemungkinan muncul tetesan cat di sepanjang dinding akan lebih besar. Efeknya, hasil pengecatan akan tampak berantakan dan tidak mulus.
Google.com
2. Inspeksi Visual yang Menyeluruh
Cara mengecat rumah yang kedua, pastikan melakukan inspeksi
visual menyeluruh. Langkah ini sering dilakukan seadanya atau bahkan dilewatkan
oleh para pemula. Padahal ini penting, untuk memastikan tampilan dinding
nantinya sempurna tanpa cela. Inspeksi visual dilakukan untuk memastikan tidak
ada retak rambut, lubang, maupun tumpukan semen yang menonjol.
Jika ada, segera lakukan penanganan awal seperti mengamplas atau menambalnya. Ini tergantung pada masalah yang terjadi pada dinding rumah milik Teman88. Jangan lupa, pastikan mengikis cat lama terlebih dahulu jika warnanya bukan putih.

Google.com
3. Tutupi Bagian yang Tidak akan Dicat
Setelah dinding siap, tutupi bagian yang tidak akan dicat dengan menggunakan lakban khusus, Misalnya bingkai jendela, gagang pintu, tepi plafon, dan sebagainya. Tujuannya agar bagian-bagian tersebut tidak terkena tetesan cat. Tak hanya itu, lakban bisa membantumu untuk mengecat lebih rapi dengan hasil akhir yang lurus. Lapisi juga area lantai rumah dan perabot dengan plastik untuk melindunginya.

Google.com
4. Copot Sakelar Lampu dan Penutup Outlet
Beberapa orang menyarankan untuk mencopot sakelar lampu dan penutup outlet sebelum mulai mengecat, Tujuannya agar proses pengecatan nantinya tak terganggu oleh perintilan listrik tersebut. Namun jika kesulitan melepasnya, Teman88 bisa lakukan langkah alternati, yakni menutupnya dengan masking tape.

Google.com
5. Lapisi Tembok dengan Primer
Tips cara mengecat rumah berikutnya, lapisi tembok dengan primer terlebih dahulu sebelum dicat, Beberapa pemula cenderung berpikir bahwa primer hanyalah cat tipis yang tidak penting. Padahal keberadaannya akan mempengaruhi hasil pengecatan yang Teman88 lakukan. Cat primer akan membantu cat tembok agar membaur dengan sempurna sehingga hasilnya semakin mengkilat dan halus.

Google.com
6. Pilih Kuas yang Kaku untuk Bagian Sudut Dinding
Pastikan Teman88 tidak hanya menyediakan satu jenis kuas untuk proses pengecatan, Sebaiknya siapkan kurang lebih dua kuas, yang terdiri dari roller dan kuas kecil dengan ujung yang kaku. Kuas kaku dapat digunakan untuk mencapai area sudut yang tak terjangkau roller atau garus langit-langit, Sebagai catatan, sebaiknya pilih kuas kaku dengan lebar kurang lebih 2 inci.

Google.com
7. Cukup Celupkan Ujung Kuas
Ingat, jangan mencelup kuas atau roller terlalu dalam ke cat. Pasalnya, ini bisa mengakibatkan cat menumpuk hingga menetes tak beraturan saat disapukan ke dinding. Cukup celup perlahan, kurang lebih hingga 1/3 bagian bulu kuas basah, Kemudian angkat perlahan dan aplikasikan pada dinding rumah.

Google.com
8. Pilih Roller yang Tepat
Saat memilih roller cat, perhatikan terlebih dahulu jenis cat yang akan digunakan. Jika cat yang Teman88 gunakan berbasis minyak, maka pilih roller berbahan kain alami. Namun jika cat yang digunakan berbasis air (cat latex), pilih bahan sintesis. Jika salah memilih roller, nantinya cat berisiko menggumpal pada kain dan membuat tembok berantakan.
Google.com
9. Fokus pada Satu Warna Dulu
Jika ingin mengaplikasikan banyak warna di tembok atau mengecat motif di dinding, pastikan melakukannya satu persatu. Pertama, kerjakan warna yang akan menjadi dasar terlebih dahulu. Apabila warnanya tidak netral, gunakan masking tape sebagai batasan cat, Kemudian tunggu hingga kering baru kamu bisa mengerjakan warna lainnya. Jika terburu-buru, bisa jadi hasil warna malah bercampur di dinding dan tampak berantakan.

Google.com
Nah gimana tips artikel diatas tadi Teman88? Semoga informasinya bermanfaat yaa Teman88!!
Favoritkan
9 Trik Mengecat Tembok Rumah Sendiri. Meski Tak Pakai Tukang, Hasilnya Bisa Rapi - 88 Bangunan