Cara Menyimpan Semen yang Baik dan Benar. Kualitas Tetap Terjaga, Pasti Awet!


Google.com


Semen merupakan salah satu material penting dalam membangun rumah, apartemen, dan infrastruktur lainnya. Tak jarang, ketika membangun rumah, misalnya, kita mendapati semen berlebih yang tidak terpakai. Ada baiknya semen tersebut jangan dijual kembali lho Teman88 Pasalnya, bisa jadi semen tersebut masih kita butuhkan untuk membangun sejumlah area yang sebelumnya tidak terkira.

Nah, agar kualitas semen tersebut tetap terjaga, terdapat beberapa cara menyimpan semen yang baik dan benar. Perubahan tekstur seperti menggumpal yang mengakibatkan semen menjadi keras harus kamu hindari.  Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti pengaruh kelembapan udara, terkena hujan, atau terkena sinar matahari langsung. Simak ulasan lengkap mengenai cara menyimpan semen yang telah Tim 88bangunan himpun dari berbagai sumber berikut ini.

1. Simpan Semen di Ruang Tertutup

Menyimpan semen di ruangan tertutup bakal meminimalisir kerusakan dan membuat semen tidak mudah mengeras. Selain itu, ruang tertutup juga memungkinkan semen terhindar dari paparan sinar matahari dan air hujan. Untuk Teman88 perhatikan, selalu jaga kondisi ruangan agar selalu dalam keadaan kering serta periksa jika adanya potensi kebocoran. Ruangan tertutup seperti gudang di area rumah merupakan tempat terbaik untuk menyimpan semen, lo.

2. Menjaga Sirkulasi Udara

Memperhatikan sirkulasi udara dalam ruangan juga cukup penting ketika menyimpan semen, Apabika Teman88 menempatkan semen dengan material lain, usahakan untuk memberikan jarak yang cukup agar sirkulasi udara tetap terjaga. Pastikan pula ruangan tersebut tidak lembap. Pasalnya, sebagaimana yang telah disinggung, kelembapan merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas semen.

3. Menjaga Kebersihan Ruang Penyimpanan Semen

Poin ketiga ini mungkin saja dianggap sepele. Akan tetapi, Teman88 jangan sampai menganggap hal ini sebagai hal yang tidak penting. Ya, menyimpan semen di ruangan yang bersih sangat membantu dalam menjaga kualitas semen itu sendiri, Sebisa mungkin bersihkan ruangan untuk menyimpan secara berkala.



Google.com


4. Tumpuk secara Menyilang

Cara menyimpan semen yang baik dan benar dengan menumpuk secara menyilang bisa jadi dianggap tidak memengaruhi kualitas. Jangan salah, agar tahan lama dan tidak mudah jatuh, menumpuk semen secara menyilang adalah langkah yang sangat dianjurkan. Selain itu, hal ini juga bisa membuat semen terhindar dari kelembapan yang diakibatkan oleh uap air yang terperangkap, Adapun tinggi tumpukan semen mesti Teman88 perhatikan. Jangan sampai semen menumpuk lebih dari 15 sak guna menghindari terjadinya kebocoran.

5. Memberikan Alas pada Tumpukan Semen

Banyak yang tidak menyadari ketika menyimpan semen, sebagian orang menaruhnya dengan langsung menyentuhkan semen tersebut ke permukaan tanah atau lantai secara langsung. Padahal, semen yang kita simpan berpotensi terkena air. Maka dari itu, gunakanlah alas pada tumpukan semen, yakni berupa papan kayu dengan ukuran 150 sampai 200 mm di atas lantai atau tanah. Jika dirasa perlu, tutup dengan kain yang cukup tebal atau terpal supaya terhindar dari sinar matahari.

6. Menggunakan Semen yang Pertama Disimpan

Selanjutnya, gunakanlah semen yang pertama kamu simpan. Susun material sesuai urutan kedatangan semen dan tempatkan semen pada posisi yang mudah digapai supaya bisa dipakai terlebih dahulu. Cara ini dilakukan agar terhindar dari perubahan kualitas dan tekstur serta kerusakan. Sebagai contoh, apabila terdapat sak semen yang terbuka, pakailah terlebih dahulu dibandingkan semen yang tertutup rapi.



Google.com


Itulah Cara Menyimpan Semen yang Baik dan Benar, Gimana Teman88 sekarang jadi lebih tau bukan? Semoga dapat membantu Teman88 semua yaa!


Favoritkan

Komentar
Data sedang diproses, mohon tunggu......
Masuk Terlebih Dahulu
Top