Perkembangan Panel Surya di Indonesia Terhambat, Mitos Belaka ?
Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam kegiatan industri dan bisnis memiliki peran strategis untuk menuju modern sustainable energy services. Salah satu pemanfaatan EBT yakni dengan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Sayangnya, para pelaku sektor industri dan bisnis sebagai salah satu pengguna energi terbesar di Indonesia masih belum memahami fakta keunggulan PLTS. Hal ini disampaikan Managing Director Xurya Daya Indonesia, Eka Himawan bahwa kendala datang dari customer yang belum banyak memahami cara kerja Panel Surya.
"Banyak Mitos-Mitos yang beredar kalau pasang solar panel bakal merusak kelistrikan, solar panel tidak akan ada efek apapun terhadap kualitas," ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Manfaat PLTS Atap bagi Pelaku Industri dan Bisnis' di Aston Suites Kuningan, Jakarta Selatan.
Eka menyatakan, tingkat pengetahuan pelaku industri dalam pemakaian Panel Surya masih sangat sedikit.
"Banyak yang ngira mereka tahu, di benak mereka seperti itu misal kalau pasang, mesin nanti rusak setiap awan lewat," cetusnya.
Pihaknya sebagai startup energi terbarukan lantas menggandeng lebih dari 20 pelaku industri dan bisnis dalam menggunakan PLTS Atap di fasilitas mereka. Ia menegaskan aspek keamanan menjadi yang diutamakan.
"Bukan hanya kemananan dari segi tidak ada kecelakaan, tapi juga operasional customer, karena operasional customer itu yang kita layani itu pabrik," pungkas Eka.
Favoritkan
Perkembangan Panel Surya di Indonesia Terhambat, Mitos Belaka ? - 88 Bangunan