Kelebihan Bata Putih dan Bedanya dengan Bata Merah

Penggunaan bata putih dalam konstruksi rumah dan bangunan seperti sekolah, rumah sakit, kantor, dan hotel semakin populer beberapa dekade terakhir. Bahkan, popularitasnya mulai mengalahkan bata merah karena memiliki sejumlah kelebihan, Apa saja kelebihannya ? Yuk simak berikut ini :


Apa Itu Bata Putih?

Bata putih adalah bahan bangunan ringan yang digunakan seperti bata merah untuk konstruksi interior maupun eksterior. Bata jenis ini dibentuk di bawah panas dan tekanan menggunakan alat bernama autoclave.

Bata putih dipatenkan di tahun 1924 oleh arsitek Swedia Dr. Johan Axel Eriksson. Kala itu, ia mencari bahan bangunan alternatif dengan sifat mirip kayu yakni memiliki insulasi termal yang baik, struktur yang kokoh, dan mudah dibentuk, tapi tidak mudah terbakar, lapuk, maupun rusak termakan rayap.

Bata putih juga dikenal juga dengan sejumlah nama lain, yakni:

Bata ringan;

Beton ringan;

Autoclaved aerated concrete (AAC) block;

Autoclaved cellular concrete (ACC) block;

Bata Hebel (Hebel adalah merek bata putih terkenal di dunia).


Kelebihan Bata Putih


Berikut beberapa kelebihan bata ringan dibanding bata merah:

a. Lebih Tahan Api

Bata ringan atau putih lebih tahan api karena memiliki struktur yang berpori. Hal ini tentu saja bisa menguntungkan Anda, apabila terjadi hal yang tidak diharapkan seperti kebakaran.

b. Kualitas Terjamin

Karena diproduksi di pabrik, bata yang dihasilkan memiliki ukuran yang akurat, konsisten, dan bermutu bagus.

c. Lebih Kedap Suara

Karena strukturnya berpori, selain bisa lebih tahan api, bata ringan juga ternyata bisa lebih kedap suara. Hal ini tentu saja jadi penambah kelebihan bata putih yang bisa Anda gunakan saat membangun rumah impian.

d. Konduktivitas Termal Rendah

Menggunakan bata ringan bisa menghemat biaya listrik akibat penggunaan AC atau penghangat ruangan, sebab konduktivitas atau daya penghantar termalnya rendah.

e. Mencegah Jamur dan Lumut

Bata ringan menyerap embun dan mengurangi kelembapan bangunan, sehingga mencegah kondensasi dan masalah lain terkait jamur dan lumut.

f. Ramah Lingkungan

Pembuatan bata ringan tidak menggunakan bunga tanah (topsoil) seperti pada bata merah. Bunga tanah adalah lapisan teratas tanah yang subur untuk menanam tanaman.

Selain itu, dampak lingkungan pembuatan bata putih lebih rendah di seluruh fase, mulai dari pengolahan bahan mentah hingga pembuangan limbah. Contohnya, salah satu bahan penyusun bata adalah abu terbang (fly ash), yakni produk buangan pembangkit listrik tenaga panas.

Gas karbondioksida yang dihasilkan saat proses produksi juga sangat rendah. Bahkan, sisa pemotongan bata ringan bisa didaur ulang dan digunakan lagi.

g. Efisien Sumber Daya

Karena bobot bata ringan, Anda bisa menghemat biaya dan energi dalam pengangkutan, ongkos tukang, dan biaya proyek secara keseluruhan. Penggunaan baja juga lebih hemat hingga 15% dibanding bata merah.

Selain itu, permukaan bata yang rata, bentuk yang konsisten, dan sedikitnya sambungan yang diperlukan membuat bata ringan lebih hemat mortar untuk sambungan bata dan plester.

Meski harga per buah lebih mahal dibanding bata merah, biaya pembangunan secara keseluruhan lebih rendah karena membutuhkan mortar lebih sedikit. Selain itu, lebih sedikit jumlah bata Hebel yang diperlukan dibanding bata merah untuk membangun sebuah bangunan dengan dimensi yang sama.

h. Proses Konstruksi Lebih Cepat

Ukuran bata yang besar membuat blok yang digunakan lebih sedikit dibanding bata merah, sehingga proses konstruksi lebih hemat waktu. Bata Hebel juga ringan dan mudah dipotong sehingga mempermudah proses pembangunan. Selain itu, penggunaan bata ringan tidak memerlukan waktu perawatan beton (curing) seperti pada bata merah.

i. Nontoksik

Kelebihan bata ringan lainnya ialah bata ringan tidak menggunakan gas beracun maupun senyawa toksik lainnya dalam pembuatan. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir saat membangun rumah dengan bata ringan, keluarga akan tetap terjaga keamanannya.

j. Carpet Area Lebih Luas

Bata ringan lebih tipis dibanding bata merah, sehingga membuat jarak antara dinding bagian dalam bangunan (carpet area) lebih luas.

k. Massa Bangunan Lebih Ringan

Bata Hebel memiliki massa bangunan lebih ringan, sehingga bangunan lebih stabil apabila terjadi gempa. Inilah sebabnya mengapa bata Hebel banyak dan cocok digunakan untuk gedung tinggi.

l. Bisa Diproduksi Kapan Saja

Kelebihan lain dari bata Hebel ialah produksinya tidak terkendala musim. Berbeda dengan bata merah yang tidak dapat diproduksi saat musim hujan.

m. Tahan Lama

Terakhir, kelebihan lain dari bata putih ialah kualitasnya yang terjamin karena  tidak akan menurun hanya karena iklim buruk atau perubahan cuaca ekstrem.


Bingung cari Supplier Bata ? Kamu bisa buka Menu Pemasok Material untuk temui Supplier Bata terbaik pilihanmu. Selamat mencoba!

Favoritkan

Komentar
Data sedang diproses, mohon tunggu......
Masuk Terlebih Dahulu
Top