Kenali 8 Fakta HPL Sebelum Mendesain Ruangan
Desain rumah dengan elemen kayu memang terlihat sangat mewah dan elegan, Bagi teman ¨C teman 88Bangunan yang ingin mendekor rumah dengan budget minim, Teman 88Bangunan dapat mengakalinya dengan menggunakan bahan kayu olahan yang diberi pelapis berlaminasi sebagai akhirannya, seperti High Pressure Laminates (HPL).
Berikut ulasan lengkap dari 88Bangunan mengenai fakta HPL berikut yang membahas tentang apa itu HPL, harga HPL, pintu HPL, lemari HPL, teknik pemasangan HPL, serta kelebihan dan kekurangan HPL.
Apa itu HPL ?
HPL (High Pressure Laminated) adalah produk pelapis luar alias penutup dengan bahan plastik sintetis berupa lembaran laminasi bertekanan tinggi. Produk ini terdiri dari beberapa lapisan antara lain, lapisan kraft yang diresapi resin fenolik (kraft paper), lapisan dekoratif (decor paper), dan lapisan laminasi bening (overlay paper).
Lapisan-lapisan ini diproduksi di bawah tekanan dan suhu tinggi sekitar 1000 kg per meter persegi dan suhu 140 derajat Celcius. Lembaran laminasi ini menghasilkan material yang kuat, tahan lama, higienis serta menawarkan desain dan aplikasi yang relatif beragam. HPL dapat diaplikasikan pada permukaan vertikal dan horizontal dan dapat dipanaskan untuk membentuk kontur atau lekuk tertentu tergantung pada tingkat ketebalan lembarannya.
Sejarah di Temukannya Hpl
HPL diciptakan dan ditemukan pertama kali oleh seorang ahli kimia asal Belgia bernama Leo Hendrik Baekeland pada tahun 1896. Pada awalnya Leo ingin membuat temuan berbahan plastik sintetis sebagai alternatif isolator murah bagi peralatan listrik. Namun, siapa sangka karena eksperimennya tersebut membuahkan hasil bahkan diaplikasikan oleh banyak orang di dunia.
Kini mudah sekali menemukan HPL dalam berbagai bentuk, dan dijual dengan harga bervariasi serta bermutu. Namun, HPL bukan barang yang sempurna karena mudah patah. Tentu saja ini tidak akan menjadi masalah bagi konsumen yang ingin memiliki lemari atau pintu minimalis dengan bujet terjangkau.
Bagimana untuk Harga Hpl ?
Harga HPL sendiri dihitung per lembar, Harga per lembarnya sangat bervariasi tergantung dari merk serta jenis/tipe HPL yang dipilih. Namun dari antara semua merk HPL, hanya merk Taco yang paling banyak ditemukan di pasaran. Ada pula HPL merk lain seperti Aica, Grasmerino, Artform, Arborit, Violam dan ORI. Rata-rata harga HPL yang ada di pasaran berkisar di harga seratus ribuan hingga enam ratus ribuan per lembarnya.
- Pintu HPL Relatif Tahan Panas
Karena kepraktisannya, HPL makin dikenal dan diminati oleh banyak orang dan menjadi salah satu bahan penting bagi finishing produk interior rumah, furnitur, perkantoran dan sebagainya. Finishing di sini bertujuan untuk menambah ketahanan furnitur dengan memberi sebuah lapisan penutup pada bagian atas furnitur.
Selain itu, tampilan dan kesan furnitur tampak lebih cantik dan menawan dengan adanya corak dan motifnya yang beragam. HPL itu sendiri memiliki beberapa jenis finishing untuk beragam bentuk permukaan, seperti semigloss, solid, motif tekstur kayu atau motif timbul, doff (matte), dan glossy yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan desain rumah Teman 88bangunan.
- Lemari HPL Lebih Ringan dan Minimalis
Material HPL juga banyak diaplikasikan pada produk-produk furnitur custom made seperti lemari pakaian, rak buku, nakas, meja rias, meja kerja, countertops, atau kabinet. Bagi sebagian orang lebih menyukai adanya keseragaman atau kesesuaian tema warna atau motif pada dekorasi interior rumahnya. Hadirnya HPL tentunya dapat mengakomodasi keinginan para pelanggan atau pemilik rumah tersebut.
- Teknik Pemasangan HPL Cukup Praktis
Penggunaan HPL banyak diaplikasikan pada produk furnitur, serta permukaan interior karena tergolong cukup kuat untuk dijadikan sebagai lapisan akhir atau finishing pada bahan kayu olahan seperti plywood, blackboard, MDF (Medium Density Fibreboard), dan particle board.
Berikut ini adalah cara atau teknik pemasangan HPL. Teknik pada sebuah papan kayu olahan sebelum dirakit menjadi produk furnitur yang diinginkan:
- Haluskan permukaan papan dengan menggunakan ampelas hingga halus merata. Bersihkan papan dari sisa ampelas.
- Potong HPL dengan menggunakan cutter khusus HPL atau mesin potong sesuai dengan dimensi papan.
- Semprot atau oleskan lem khusus HPL pada permukaan papan serta lapisan belakang HPL secara merata.
- Rekatkan HPL pada papan secara hati-hati. Jangan buru-buru menempel jika masih ada gelembung udara di antaranya.
- Rapikan sisa pinggiran HPL yang tidak menempel rata pada papan dengan menggunakan alat potong atau ampelas kasar.
- Lakukan proses edging, baik secara manual atau menggunakan mesin untuk memberi finishing yang rapi pada pinggiran papan dengan HPL.
- Rapikan hasil edging dengan cutter, serta samarkan jika ada cacat minor dengan spidol khusus HPL yang sewarna dengan warna HPL Teman 88 Bangunan.
- Bersihkan papan yang sudah dilapisi HPL. Papan siap untuk digunakan.
- Kelebihan HPL Membuatnya Kian Populer
- HPL dapat disesuaikan dengan kebutuhan karena memiliki variasi jenis warna dan motif.
- Memiliki lapisan anti gores dan daya tahan yang cukup tinggi terhadap benturan dan gesekan.
- Memiliki daya rekat yang kuat pada media yang tebal sekalipun.
- Memiliki tingkat keawetan yang cukup baik untuk pengaplikasian horizontal dan vertikal.
- Mudah dirawat atau dibersihkan dan sangat higienis.
- Memiliki varian produk edging yang mempermudah pengerjaan furnitur pada bagian pinggiran yang tipis.
- HPL memiliki sifat anti-jamur dan juga tahan terhadap panas.
- Proses pengerjaannya cukup praktis, mudah dan cepat.
- Lebih ekonomis dan sangat cocok untuk furnitur dengan tampilan modern dan minimalis.
- Kekurangan HPL, Mudah Patah
Selain memiliki kelebihan, material HPL tentunya juga memiliki kekurangan atau kelemahan, antara lain:
1. Agak sulit untuk melakukan pengerjaan HPL yang memiliki sudut lengkung yang kecil. Proses pengeleman pada papan dengan bidang lengkung yang terlalu kecil tersebut akan dibantu dengan sheet plastik.
2. Seluruh proses pengerjaan HPL harus dilakukan dengan sempurna. Jika tidak akan ada lapisan HPL yang lepas atau terlihat adanya lapisan ketebalan HPL, terutama pada bagian ujung atau sudut.
3. Meski secara fisik tergolong keras, HPL memiliki tingkat kelenturan yang sangat rendah dan mudah patah.
4. Harus ada proses finishing lagi pada bagian edging.
5. Terlihat kurang natural jika dibandingkan dengan cat duco.
Favoritkan
Kenali 8 Fakta HPL Sebelum Mendesain Ruangan - 88 Bangunan