5 Pilihan Material untuk Atap Rumah Teman88
Google.com
Atap menjadi pelindung rumah paling penting, Atap akan melindungi rumah dari sinar matahari dan hujan, sekaligus mempercantik tampilan rumah. Karenanya, atap rumah haruslah kokoh supaya awet Berdasarkan bahannya, ada banyak variasi atap rumah yang bisa Teman88 pilih. Seperti 5 jenis atap rumah paling populer yang bisa Teman88 lihat pada artikel Tim 88Bangunan di bawah ini :
1. Material Tanah liat
Masyarakat Indonesia sudah mengakrabi tanah liat sejak dulu. Pembuatannya melalui proses press dan pembakaran. Walaupun pembuatannya terbilang rumit, tapi ada banyak pengrajin genteng jenis ini di Indonesia. Pilihan warna yang umum ditemui biasanya orange hingga warna gelap.
Kelebihan
¡¤ Harga relatif murah
¡¤ Tahan lama, tahan api dan hanya memerlukan sedikit perbaikan
¡¤ Kuat dan dapat dipijak
Kekurangan
¡¤ Mudah berlumut dan berjamur sehingga perlu dilapisi cat atau lapisan glasur
¡¤ Diperlukan ketelitian dalam memasang untuk menghindari kebocoran
¡¤ Memerlukan rangka pemasangan yang kuat
Google.com
2. Material Aspal
Bahan pembuat atap jenis ini adalah fiberglass dan aspal yang dilapisi dengan mineral. Termasuk laris di pasaran dengan dua model, bergelombang dan datar. Model bergelombang hanya perlu disekrup ke balok gording sedangkan model datar perlu ditempel pada multipleks yang disekrup pada rangka.
Kelebihan
¡¤ Ringan & praktis dalam pemasangan
¡¤ Tahan api dan cukup tahan angin
¡¤ Dapat dipakai di atap miring hingga 90¡ã
Kekurangan
¡¤ Harga relatif mahal
¡¤ Tidak terlalu eco-friendly karena berbahan petrolium (walau dapat didaur ulang, biasanya berakhir di pembuangan sampah)
Google.com
3. Material Keramik
Atap keramik dengan finishing glasur pun merupakan genteng yang laris di pasaran. Apalagi dengan maraknya rumah bergaya modern dengan nuansa Itali atau Spanyol. Jenis genteng yang satu ini cocok sekali untuk dipasang pada bagian balkon.
Kelebihan
¡¤ Tahan lama, tahan api dan hanya memerlukan sedikit pemeliharaan
¡¤ Berbahan natural sehingga eco-friendly
¡¤ Terdapat sistem interlock (saling mengunci atau mengikat)
Kekurangan
¡¤ Bisa pecah
¡¤ Kurang tahan angin
¡¤ Tidak dapat dipasang pada kemiringan lebih dari 30¡ã agar air dapat mengalir sempurna sehingga tidak bocor
Google.com
4. Material Metal
Penggunaan bahan besi, alumunium atau tembaga dengan perpaduan seng merupakan solusi tepat untuk atap tebal. Baik di perkotaan maupun pedesaan di Indonesia telah banyak yang menggunakan atap berbahan ini untuk menutup segala macam bangunan seperti rumah sekolah, bengkel dan showroom.
Kelebihan
¡¤ Ringan, praktis, hemat material (karena bentuknya yang lebar)
¡¤ Anti karat dan lumut
¡¤ Anti pecah dan aman dari kebocoran
Kekurangan
¡¤ Harga relatif mahal, terutama untuk tembaga
¡¤ Perlu pemasangan yang teliti dan rapih
Google.com
5. Material Beton
Rumah model minimalis dengan desain modern banyak yang menggunakan genteng jenis beton ini. Jenis genteng ini sangat kuat mengingat konstruksinya memiliki Kombinasi cor beton dan tulangan besi.
Kelebihan
¡¤ Tahan lama
¡¤ Sangat tahan api
¡¤ Hanya memerlukan sedikit perbaikan
Kekurangan
o Tidak terlalu tahan angin
o Dapat pecah
o Berat
Google.com
Nah, lima jenis atap rumah di atas cukup populer di Indonesia, Teman88 bisa menyesuaikan menurut budget dan konsep bangunan. Semoga artikel ini dapat membantu Teman88 yaa!!
Favoritkan
5 Pilihan Material untuk Atap Rumah Teman88 - 88 Bangunan